BANGKALAN – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 bertema “Mudik Lancar, Keluarga Bahagia”, Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan, S.T.R.K., S.I.K., M.H., M.I.K. turun langsung ke lapangan guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H.
Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan di kawasan Tanah Merah, yang merupakan salah satu jalur vital bagi para pemudik menuju berbagai wilayah di Madura. Pada momentum mudik tahun ini, volume kendaraan terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan.
Di tengah padatnya arus lalu lintas, petugas mendapati sebuah bus pariwisata mengalami kerusakan dan berhenti di tengah jalan. Kondisi tersebut sempat menyebabkan penumpukan kendaraan dari arah belakang dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
Menanggapi situasi tersebut, AKP Febry Hermawan dengan sigap langsung memimpin pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Dengan sikap tegas namun humanis, ia mengarahkan kendaraan agar tetap tertib dan tidak saling berdesakan.
Tak hanya melakukan pengaturan arus, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, AKP Febry Hermawan juga memimpin langsung upaya evakuasi bus yang mogok. Bersama petugas dan dibantu warga sekitar, bus tersebut didorong hingga berhasil dipinggirkan ke bahu jalan.
Aksi cepat tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Dengan semangat gotong royong, warga turut membantu sehingga gangguan lalu lintas dapat segera teratasi dan arus kendaraan kembali normal.
Keberhasilan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.
AKP Febry Hermawan pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam membantu kelancaran arus mudik.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu. Semoga seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta,” ujarnya.
Satlantas Polres Bangkalan memastikan seluruh personel akan terus bersiaga selama 24 jam di titik-titik rawan kemacetan hingga arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.