Bangkalan,– Sudah hampir satu minggu, aliran air PDAM di wilayah Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, tidak berjalan. Kondisi ini membuat warga, khususnya di sisi selatan hingga arah timur desa, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Petrah, Susiana, bergerak cepat dengan memberikan bantuan air bersih kepada warganya. Bantuan tersebut didatangkan dari luar desa menggunakan mobil pick up yang dilengkapi tandon air (profil tank) berkapasitas 1.000 liter.
Bantuan air bersih ini disalurkan langsung ke beberapa titik pemukiman warga yang terdampak paling parah akibat matinya aliran PDAM. Aksi tanggap ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa sangat terbantu di tengah keterbatasan air.
Kepala Desa Petrah, Susiana, menyampaikan :
“Sebagai pemerintah desa, kami tidak bisa tinggal diam melihat warga kesulitan air bersih. Meskipun PDAM belum kembali normal, kami berupaya mendatangkan air dari luar desa agar kebutuhan warga tetap terpenuhi. Semoga pelayanan air bisa segera pulih dan masyarakat tidak lagi kesulitan.”
Warga Desa Petrah menyambut positif langkah cepat Kepala Desa tersebut. Mereka berharap, pihak PDAM segera memperbaiki jaringan agar suplai air kembali normal.
Dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah desa, warga menilai Susiana telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakatnya.(MRS)